Berita  

ASN, Guru dan Pelajar Kota Padang Panjang Sumbang Rp89 Juta untuk Palestina

FIKIR.ID — ASN di lingkup Pemerintah Kota Padang Panjang bersama guru dan pelajar bahu-membahu melakukan penggalangan dana untuk membantu rakyat Palestina yang tengah berjuang melawan zionis Israel.

Penggalangan dana yang telah dimulai sejak Senin (13/11) lalu itu, telah terkumpul sebesar Rp89.120.000 dan diserahkan Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si kepada panitia acara Aksi Damai Bela Palestina di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (16/11).

Sonny mengucapkan terima kasih kepada para ASN, guru dan pelajar se-Kota Padang Panjang yang telah menunjukkan kepeduliannya untuk membantu Palestina yang tengah berjuang melawan zionis Israel.

“Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang sudah ikhlas memberikan donasi untuk membantu rakyat Palestina. Mudah-mudahan apa yang telah diberikan ini dinilai menjadi amal jariah bagi kita semua,” ucapnya.

Sonny mengungkapkan donasi sebesar Rp89.120.000 tersebut terdiri dari Rp50 juta dari ASN dan Rp39.120.000 donasi yang berasal dari para guru dan pelajar.

Inisiator dan Koordinator Penanggung Jawab Kegiatan Aksi Damai Bela Palestina, Ustaz Kasbi menyebutkan, seluruh donasi yang terkumpul ini akan diserahkan ke lembaga resmi Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP).

“Sampai 30 November kita masih membuka untuk masyarakat yang ingin berdonasi. Insyaallah di Hari Jadi Kota (HJK) ke-233akan kita serahkan seluruh bantuannya ke KNRP,” ujar Kasbi.

Ia berharap mudah-mudahan apa yang telah diberikan ini dapat membantu rakyat Palestina yang tengah dijajah kaum zionis Israel laknatullah.

“Kita juga mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan ASN, guru dan pelajar yang telah memberikan bantuan untuk rakyat Palestina. Semoga ini dapat menjadi penyejuk bagi saudara kita di sana,” harapnya.

Turut hadir pada kegiatan penyerahan donasi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nasrul, S.H, M.Si, Kepala Bagian Kesra Setdakk, Reni Agreni, M.Si Baznas dan pihak terkait lainnya.