Berita  

Dahsyat, Studi Ungkap Manfaat Habiskan Waktu di Alam Bagi Kesehatan

FIKIR.ID – Belakangan ini tidak sedikit orang malas beraktivitas di luar dan lebih banyak berada di dalam ruangan. Padahal, alam terbuka telah lama dipercaya sebagai penyembuh utama gangguan kesehatan.

Menghirup udara segar dalam-dalam di luar ruangan terasa menyegarkan untuk pikiran. Oksigen memenuhi paru-paru, sinar matahari menerpa wajah, dan tubuh Anda menjadi rileks.

Menghabiskan waktu di alam, secara umum adalah kesempatan yang berharga untuk mendapatkan manfaat bagi kesehatan mental, emosional, dan fisik.

Hal ini karena menghabiskan waktu di alam dapat membantu menghilangkan stres dan kecemasan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, kreativitas, dan fokus, serta mengajari untuk lebih menghargai kehidupan.

Seperti dilansir dari Real Simple, Sabtu (11/5/2024), berikut empat manfaat menghabiskan waktu di alam yang bisa memberikan manfaat kesehatan, tidak hanya untuk tubuh tetapi juga kesehatan mental.

1. Mendukung Kesehatan Fisik
Jika Anda kesulitan untuk tetap menjalankan rutinitas olahraga, memindahkan olahraga Anda ke luar ruangan dapat meningkatkan motivasi berolahraga.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Epidemiology and Community Health menemukan orang yang menghabiskan waktu di alam atau ruang terbuka lebih mungkin untuk melakukan aktivitas fisik dan memiliki tingkat yang lebih tinggi untuk menjaga berat badan.

“Melakukan aktivitas luar ruangan seperti hiking, berenang, atau sekadar berjalan kaki, dapat meningkatkan kesehatan fisik, termasuk menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penyakit jantung, dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh,” ungkap Nicholette Leanza, seorang konselor klinis profesional berlisensi untuk LifeStance Health.

2. Menenangkan Diri dan Menghilangkan Stres
Ketika menghabiskan waktu di alam, Anda benar-benar bisa melepaskan diri dari tekanan sehari-hari, teknologi, dan interaksi sosial, jelas Ernesto Lira de la Rosa, PhD, psikolog berlisensi dan penasihat media untuk Hope for Depression Research Foundation.

“Alam dapat membantu kita membumi dan menyegarkan tubuh dan pikiran, terutama jika kita meluangkan waktu untuk mengamati lingkungan sekitar,” tuturnya

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Psychology pada tahun 2020 mengamati efek berada di alam pada orang dewasa muda. Penelitian menemukan seberapa banyak waktu yang ideal untuk dihabiskan di alam agar memberikan manfaat kesehatan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan di alam berhubungan dengan penurunan detak jantung, kortisol saliva, tekanan darah, dan aktivitas sistem saraf simpatis, serta peningkatan aktivitas sistem saraf parasimpatis.

Bahkan, berada di alam selama 10 hingga 15 menit saja sudah dapat meningkatkan tekanan darah, detak jantung, suasana hati, dan konsentrasi.

3. Meningkatkan Kreativitas dan Konsentrasi
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Environmental Psychology, para peneliti menemukan bahwa partisipan yang menghabiskan waktu di alam lebih kreatif dan menjadi pemecah masalah dibandingkan yang menghabiskan waktu di lingkungan perkotaan.

Leanza juga membagikan penelitian lain yang diterbitkan dalam Journal of Environmental Science and Technology. Penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang berjalan-jalan di taman selama 90 menit mengalami peningkatan aktivitas saraf di bagian otak yang berhubungan dengan perhatian dan pengaruh positif.