Pengembangan Sarana dan Prasana Ekonomi dalam Peningkatan Pembangunan Daerah

Sampul depan buku Pengembangan Sarana dan Prasana Ekonomi dalam peningkatan pembangunan daerah oleh Darizal Basir

Oleh: Darizal Basir

Darizal Basir, dialah penulis bukan bertajuk Pengembangan dana dan Prasarana Ekonomi Kota Deka dalam Peningkatan Pembangunan Daerah” ini Pada awal mula buku ini adalah Taskap (Kertas Kerja Perorangan) KSKA I (Kursus Singkat Khusus Angkatan Pertama) Lemhannas, tahun 2001. Dalam presentasinya, dinilai kalangan Lemhannas, Taskap ini bisa menjadi buku rademicum, yakni sejenis buku pintar dan dapat dijadikan pedoman bagi pemerintah daerah dalam upaya pengembangan sarana dan prasarana ekonomi kota dan desa dalam menunjang pembangunan daerah di Indonesia.

Adalah cukup beralasan buku ini diterbitkan dan dipasarkan secara luas, karena dalam era reformasi pembangunan sekarang, khusus bidang ekonomi pembangunannya dititikberatkan pada pengembangan ekonomi kerakyatan di desa dan kota. Bupati dan Wali Kota di Indonesia dengan buku ini setidaknya akan terbantu dalam penguatan dan pengayaan pemikiran bagi peningkatan pembangunan kota dan desa. Sebab buku ini ditulis bukan saja kebetulan penulisanya sebagai seorang Bupati bertugas dua kali periode (sejak 1995 sampai sekarang) di Pesisir Selatan (Sumatera Barat), juga seorang otodidak yang secara empiris kaya dengan pengalaman dalam membangun daerahnya dengan kebijakan tiga pilar: ekonomi, agama dan budaya.

Esensi pengalamannya itulah yang dianalisis dengan approach kesisteman dalam bentuk analisis SOM (Subjek, Objek dan Metode) yang sudah barang tentu buah manis dari ketekunannya selama kursus di Lemhannas sebagai lembaga bergengsi di Indonesia itu. Gaya analisis kesisteman seperti ini dapat membantu dalam mengolah pengalaman empiris menjadi teori-teori alternatif dalam pengembangan sarana dan prasarana ekonomi kota dan desa dalam menunjang pembangunan daerah.

Dimungkinkan buku ini dapat memberikan kontribusi pemikiran dalam merencanakan pembangunan daerah, dimulai dari melihat secara arif kondisi objektif kota dan desa, memperhatikan paradigma baru dan lingstra (linkungan strategis) yang di dalamnya ada peluang dan kendala, sehingga memudahkan dalam pengambilan arah kebijakan, strategi dan upaya-upaya pembangunan sebagai mana yang diharapkan (ideal dan dicita-citakan setiap kota dan desa Pokoknya menarik!. Selamat membaca!

Bagi yang berminat membaca buku ini dapat memesannya di marketing@fikir.id

Exit mobile version